Sintang, 16 Juli 2020. Innalillahi wainnailahinrojiun, di kabarkan wafatnya Sultan Sintang H.R.M. Ikhsan Perdana Ismail Tdafiudin Pengeran Ratu Sri Kusuma Negara V pada Hari Kamis 16 Juli 2020. Beliau wafat dalam keadaan sakit, dalam perawatan di rumah sakit Umum Daerah Ade Muhammad Djoen. 


Bebrapa tahun lalu Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin mendapat anugrah gelar dari kerajaan sintang, dengan Gelar " Datuk Petinggi Mangku Banua". 
Dalam status instagram beliau, @cakiminow beliau mengucapkan bela sungkawa. Ini menunjukkan bahwa gelar yang di berikan akan selalu di emban sebagai tanggung jawab sosial dan memberikan rasa hormat kepada kerjaan Sintang yang telah memberi gelar. 

Bersamaan dengan itu DPC PKB Sintang, Mengucapkan Turut berbala sungkawa atas wafatnya Sultan Sintang, beliau sebagai Raja di sintag telah banyak memberikan contoh- contoh kepada kita dalam bernegara dan berpolitik. 

" Kerjaan Sintang, dengan kebesarannya dan asal muasal lambang garuda di negri kita tentu memiliki sejarah panjang dalam berdirinya negara Kesatuan republik indonesia. Kita bersama cukup bangga dan merasa percaya diri bahwa kita adalah bagian dari sejarah berdirinya negara Indonesia ini. Sebagai guru kami, beliau telah memberikan rasa percaya itu kepada kami sehingga kami terus merawat pesan- pesan perdabanya. " Tutur M Comain Wahab, DPC Sintang. 

Selanjutnya pula hal senada di ungkapkan oleh Syahroni, politisi PKB Sintang ini terkenal akrab dan menjadi teman diskusi dalam membangun anak muda  

" Kita kehilangan tokoh, di Sintang ini. Beliau orang Baik, dan Saya Bersaksi Soal Itu, tidak ada meragukannya. Mendahulukan kepentingan ummat dari pada kepentingan pribadi. Sebagai Sahabat yang saya hormati beliau banyak memberikan gagasan dalam membangun sintang dan kalimantan Barat" Tutup sayahroni. 

Semoga amal dan jasa- jasa beliau dan kerjaan Sintang dalam membangun bangsa ini selalu harum dan mendapat apresiasi dari semua kalangan. Amin 

#boe 

Komentar

Previous Post Next Post